Pertama, saya ingin memperkenalkan diri sebagai orang yang memiliki banyak sampah di otak saya. Saya adalah orang yang sering melamun, banyak hal yang saya pikirkan dan semuanya tidak penting. Hal ini yang membuat saya sulit untuk fokus, jika harus fokus pun saya tidak akan mendengar apa-apa. Saat saya sangat fokus, orang menyapa pun saya tidak mendengarnya. saat sadar saya hanya bengong sembari berkata "Hah? hah? hah?"
Saya harus membuang pikiran yang terus berkelumit ini dengan cara menuliskannya. Bagi saya menulis adalah cara terbaik untuk membuang sampah-sampah itu.
Dan Blog adalah wadah yang sempurna untuk menampung itu semua. Saya tidak mengharap ad-sense atau apalah tulisannya itu. Ada yang membaca pun saya girang.
Membuat tulisan sendiri kadang membosankan, apalagi untuk penulis pemula seperti saya. Saya harus berbesar hati saat saya tahu tulisan saya sangat-sangat dasar dan saya harus mengembangkannya. Tapi tidak tahu juga, karena saya bukan orang yang konsisten.
Saya tidak pernah menyelesaikan apa yang pernah saya mulai. Biasanya jika tidak bosan duluan, ya paling saya menemukan sesuatu yang baru dan menarik. Sampai akhirnya saya banyak ragu untuk memulai hal baru lagi.
Pribadi saya bisa dikatakan berubah-ubah bagaimana mood saya hari itu. Saya bisa menjadi pribadi yang tidak mau diam, tapi besoknya bisa tiba-tiba diam seribu bahasa yang mampu membuat orang di sekitar saya takut. Beberapa orang juga kadang menyebut saya pemilik dua kepribadian, pribadi ganda. Saya hanya tertawa! karena saya tidak memiliki gangguan seperti itu.
Saya juga orang yang penakut. Ya, takut kecoa atau hewan yang memiliki kecepatan yang luar biasa. Ngeri! tapi bukan itu yang saya mau tekankan. Saya pemalu, saya takut untuk mencoba hal yang sebenarnya bisa membuat saya berkembang. Mungkin sifat saya ini karena lingkungan saya.
Sewaktu SMP, saya pernah kecanduan game online. Akibatnya bukan hanya membuat mata saya menjadi rusak, tetapi kehidupan sosial saya juga.
Saya tidak pernah berani keluar rumah bahkan jika hanya untuk membeli suatu barang di warung tetangga. Saya tidak mau bersosialisasi. Saya takut ditanya, dikritik, atau apapun. Saya tidak suka.
Saya tidak pernah menyapa orang lain yang tidak saya terlalu dekat. Sewaktu saya SMA, saya masih mau menyapa orang lain. Tapi tidak lagi, karena hanya saya yang menyapa. Kami memang tidak terlalu kenal.
Jadi saya mau berkata, bukan saya sombong. Tolong mengerti, jangan berpikir jelek tentang saya, ini hanya kepribadian saya saja yang agak bermasalah. Saya minta maaf jika hal ini membuat tidak nyaman. Jauh dalam hati saya, saya berterimakasih jika ada yang mau menyapa saya. Terimakasih!
Saya punya banyak masalah tentang kepribadian saya. Ini serius, dan membuat saya tidak nyaman. Sifat pemalu saya diiringi rasa iri yang tinggi. Ribet ya.
Iya kak ribet banget..
BalasHapus